Dibalik Rencana Reklamasi Teluk Jakarta Oleh Ahok, Yang Ternyata Tidak Meng Anak Tirikan Para Nelayan

Dibalik Rencana Reklamasi Teluk Jakarta Oleh Ahok Yang Ternyata Tidak Meng Anak Tirikan Para Nelayan
Ahok - Djarot

Suara Rakyat, Jakarta - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku, dirinya sama sekali tidak pernah menyudutkan profesi nelayan, sekalipun tetap melanjutkan program 17 Pulau Reklamasi di teluk Jakarta.

Ahok sapaan Basuki mengatakan, telah menyiapkan desain hunian bagi nelayan nantinya akan direlokasi. Namun, rencana tersebut baru dapat terealisasi saat tanggul utara setinggi 3,8 meter selesai di bangun. Tanggul itu nantinya berfungsi untuk mencegah banjir rob.

"Justru nelayan sudah kita bilangin, tanggul begitu jadi, tanggul 3,8 meter semua nelayan kapal sandar di depan tanggul. Lalu di balik tanggul kita sengaja lebihin tanah kaya Muara baru kita lebihin tanah 10 hektare itu semua komplek rusunnya nelayan," kata Ahok usai debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya, desain pembangunan rumah susun untuk nelayan telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Nantinya ada beberapa fasilitas akan diberikan untuk mempermudah nelayan usai melaut. Bahkan nantinya bakal diberika tempat pendinginan ikan (cold storage).

Dirinya mengklaim, reklamasi 17 pulau memang ditujukan untuk memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi warga Jakarta. Karena nantinya setiap dibangun pengembang akan menyumbangkan pendapatan daerah.

"Seluruh pulau reklamasi hasilnya sertifikat atas nama Pemda DKI, beli tanah di Pulau reklamasi sertifikat, mereka kena 5 persen dari NJOP ke DKI lagi. Terus fasos fasumnya 48 persen, terus sisa yang bisa mereka jual 52 persen, 5 persen punya dki juga. terus tanah yang bisa mereka jual harus dikenakan 15 persen dari NJOP. Untung banget kita," kata Ahok.

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/04/13/lanjutkan-reklamasi-ahok-janji-tak-anak-tirikan-nelayan

Baca Juga :

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »